Nextlevel…………….. Apa sih arti dari pernyataan yang El tulis menjadi judul postingan ini? Mari kita telusuri bersama.
Kita hanyalah manusia yang menjalani hidup yang merupakan sebuah anugrah dari Tuhan. Kita tahu bahwa kita ini mendapatkan semua anugrah itu secara gratis dari Tuhan. Banyak sekali anugrah yang kita miliki, namun jarang pula kita mensyukurinya sebagai anugrah yang berasal dari Tuhan.
Saat kita bangun tidur, kita pasti akan membuka mata, menghirup udara yang nan sejuk, nah, itulah salah satu anugrah yang jarang sekali kita syukuri. Bayangkan saja, kalo kita tidak bisa membuka mata kita, berapa biaya yang kita habiskan untuk membuat mata kita kembali normal? belum lagi O2 yang telah kita hirup dan nikmati dari kita lahir sampai saat ini, bisa bayangkan berapa biaya yang kita keluarkan jika kita tidak mendapat anugrah itu?
Namun, terkadang Tuhan memberi kita cobaan yang menurut kita amat sangat berat dan menyusahkan, sehingga manusia dengan mudahnya melupakan dan tidak mau mensyukuri anugrah itu. Wow, itulah manusia, dan jujur, El juga kadang seperti itu, namun kita juga harus belajar menghargai apa maunya Tuhan, dan bukan selalu menuruti apa maunya kita yang merupakan makhluk ciptaan Tuhan.
Tak jarang pula kita selalu menyalahkan Tuhan, marah sama Tuhan, bahkan membenci Tuhan. Karena kita merasa Tuhan memberikan suatu permasalahan dan beban hidup yang sangat berat buat kita. Itulah proses hidup, yang merupakan sebuah ujian yang harus kita selesaikan denNextlevel…………….. Apa sih arti dari pernyataan yang El tulis menjadi judul postingan ini? Mari kita telusuri bersama. Kita hanyalah manusia yang menjalani hidup yang merupakan sebuah anugrah dari Tuhan. Kita tahu bahwa kita ini mendapatkan semua anugrah itu secara gratis dari Tuhan. Banyak sekali anugrah yang kita miliki, namun jarang pula kita mensyukurinya sebagai anugrah yang berasal dari Tuhan. Saat kita bangun tidur, kita pasti akan membuka mata, menghirup udara yang nan sejuk, nah, itulah salah satu anugrah yang jarang sekali kita syukuri. Bayangkan saja, kalo kita tidak bisa membuka mata kita, berapa biaya yang kita habiskan untuk membuat mata kita kembali normal? belum lagi O2 yang telah kita hirup dan nikmati dari kita lahir sampai saat ini, bisa bayangkan berapa biaya yang kita keluarkan jika kita tidak mendapat anugrah itu? Namun, terkadang Tuhan memberi kita cobaan yang menurut kita amat sangat berat dan menyusahkan, sehingga manusia dengan mudahnya melupakan dan tidak mau mensyukuri anugrah itu. Wow, itulah manusia, dan jujur, El juga kadang seperti itu, namun kita juga harus belajar menghargai apa maunya Tuhan, dan bukan selalu menuruti apa maunya kita yang merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Tak jarang pula kita selalu menyalahkan Tuhan, marah sama Tuhan, bahkan membenci Tuhan. Karena kita merasa Tuhan memberikan suatu permasalahan dan beban hidup yang sangat berat buat kita. Itulah proses hidup, yang merupakan sebuah ujian yang harus kita selesaikan dengan tuntas alias LULUS. Setelah kita bisa lulus dalam cobaan yang telah diberikan oleh Tuhan, maka kita akan NEXTLEVEL dalam iman kita. Ingat teman! Tuhan gak akan memberikan ujian yang melampaui kapasitas kita, sehingga jika kita berpegang teguh dan percaya kepada Dia, maka kita pasti akan NEXTLEVEL sesuai sama keinginan Tuhan dalam kehidupan kita. Semakin kita sering mendapatkan pencobaan, maka akan semakin kita menjadi nextlevel. Dan akan semakin kita lebih dekat dengan Dia.gan tuntas alias LULUS.
Setelah kita bisa lulus dalam cobaan yang telah diberikan oleh Tuhan, maka kita akan NEXTLEVEL dalam iman kita. Ingat teman! Tuhan gak akan memberikan ujian yang melampaui kapasitas kita, sehingga jika kita berpegang teguh dan percaya kepada Dia, maka kita pasti akan NEXTLEVEL sesuai sama keinginan Tuhan dalam kehidupan kita. Semakin kita sering mendapatkan pencobaan, maka akan semakin kita menjadi nextlevel. Dan akan semakin kita lebih dekat dengan Dia.


